Tanda-Tanda Cinta Allah pada Hambanya
Sebagai seorang hamba kita patut mencari cintanya Allah. Namun terkadang banyak para hamba yang tak menyadari kapankah cinta Allah itu datang kepadanya. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tanda-tandanya, yang Insya Allah bermanfaat agar ketika kesempatan itu datang, tidak menjadi sia-sia.
1. TERJAGA DARI DUNIA
Di antara tanda cinta Allah pada hamba-Nya ialah Dia menjaganya dari dunia. Dia tidak membiarkan dunia memakan dan menguasainya. Dia tidak akan membiarkannya kita selama 24 jam hanya melulu melihat dunia.
Jika kita dapatkan diri kita selama 24 jam mengingat Allah, maka itu tanda-tanda cinta Allah.
Nabi bersabda,
"Sesungguhnya Allah akan menjaga hamba-Nya yang beriman dan Dia mencintainya seperti kalian menjaga makanan dan minuman orang sakit (di antara) kalian, karena kalian takut pada (kematian)nya." (HR. Al- Hakim, Ibnu Abi' Ashim dan Al-Baihaqi).
2. KESHALIHAN
Di antara tanda cinta Allah ialah Dia menjadikan hamba-Nya hamba yang salih. Jika kita dapatkan diri kita menuju pada kesalihan, meski di titik awalkesalihan, tetapi kita setiap hari selangkah maju menuju kesalihan itu. Maka itu adalah tanda cinta Allah.
"Allah memberikan dunia pada yang Dia cintai dan yang Dia benci. Tetapi Dia tidak memberikan (kesadaran ber) agama, kecuali kepada yang Dia cintai. Maka barangsiapa diberi (kesadaran ber) agama oleh Allah, berarti ia dicintai oleh-Nya." (HR. Imam Ahmad, Al-Hakim dan Al-Baihaqi)
Jika kita dapatkan diri kita mengarah ke arah kesaliha, maka itu tanda cinta Allah pada kita.
3. KELEMBUTAN
Di antara tanda cinta Allah ialah, Dia akan menjadikan hamba-Nya sosok yang tenang. Pribadi yang emosional dan mudah bergejolak hanya kerena hal-hal sepele akan merasakan bahwa sifat kelembutan ini begitu jauh darinya. Nabi bersabda,
"Jika Allah menginginkan kebaikan penghuni satu rumah, maka Dia masukkan kelembutan."
(HR. Imam Ahmad, Al- Hakim dan At- Tirmizi)
4. MUDAH MELAKUKAN KETAATAN
Di antara tanda cinta Allah ialah, Dia akan memudahkan hamba-Nya melakukan ketaatan. Dia akan membuka baginya jalan-jalan ketaatan.
5. SULIT MELAKUKAN MAKSIAT
Diantara tanda cinta Allah pada hamba-Nya ialah sulit melakukan maksiat. Ia tidak akan bisa melakukan maksiat, dan jika ia terbiasa melakukan maksiat, maka ia akan merasakan itu sangatlah sulit sehingga ia tidak bisa melakukan itu. Itulah tanda cinta Allah.
6. HUSNUL KHATIMAH ( AKHIR YANG BAIK)
Diantara tanda cinta Allah, Dia menutup umurnya dengan amal salih. Ia mati dalam keadaan melakukan amalan salih. Ini sangat penting. Sebagian manusia menghabiskan umurnya dalam ketaatan, tetapi ia mati dalam keadaan bermaksiat pada Allah. Abu Bakar as berkata, "Jika satu kakiku di dalam surga, dan kaki yang lain di luar surga, maka aku belum aman."
Maka jika kita melakukan maksiat, takutlah pada kematian, dan hati-hatilah kalau kita mati dalam keadaan melakukan maksiat.
Dalam sebuah hadits, Rasul bersabda, "Jika Allah mencintai seorang hamba, Dia akan memaniskannya. " Sahabat bertanya, "Apa itu memaniskannya, ya Rasulullah?" Ia berkata, "Dia akan memberikan ia petunjuk untuk melakukan kebaikan saat menjelang ajalnya, sehingga tetangganya akan meridhainya atau ia berkata orang sekelilingnya." (HR. Al-Hakim)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar